Solusi Jitu Mengatasi Writer’s Block Ketika Menulis

konten artikel

Sebagai penulis artikel pastinya pernah mengalami yang namanya buntu atau kesulitan untuk melanjutkan tulisan bukan? Hal ini disebut sebagai writer’s block. Keadaan dimana penulis sedang dalam kebuntuan ketika membuat atau melanjutkan tulisan. Menulis memang membutuhkan kreativitas. Ada banyak pemicu kenapa seorang penulis bisa mengalami writer’s block. Mulai dari takut jika tulisannya mendapatkan kritik orang lain atau ditolak klien, terlalu banyak mengkritik diri sendiri. Selain itu tenggat waktu yang terbatas juga bisa menjadi penyebab seorang penulis mengalami writer’s block.

9 Solusi untuk Mengatasi Writer’s Block Bagi Penulis

Untuk kamu seorang penulis artikel atau copy writing yang sedang mengalami writer’s block. Berikut ini ada beberapa cara yang bisa membantu keluar dari zona tersebut. Simak dibawah ini.

  1. Menulis Bebas

Bisa dibayangkan betapa jenuh, lelah, dan stress jika setiap harinya harus menulis dengan topik yang sama. Hal ini bisa membuat kreativitas seorang penulis menjadi terhambat dan menimbulkan writer’s block. Untuk mengatasinya bisa mencoba untuk menulis bebas mengenai hal apa pun. Baik yang disukai atau yang sedang dipikirkan. Menurut Writer’s Digest, dengan menulis bebas maka bisa membantu otak menggali kata-kata yang sudah lama ada di dalam kepala. Serta memberikan tempat untuk kata-kata tersebut hadir di tulisanmu berikutnya.

  1. Baca Buku & Browsing

Mungkin cara ini terdengar melelahkan dan membosankan. Namun cara ini dinilai efektif untuk menghindarkan kita dari yang namanya writer’s block. Dengan banyak membaca buku maka bisa membantu mengumpulkan inspirasi dan ide. Membaca buku pun juga membantu menambah perbendaharaan kata serta sudut pandang. Jadi ketika menulis pun akan semakin lancar tentunya. Tidak hanya membaca buku saja yang membantu lebih berkreativitas dalam menulis. Menjelajah internet dan media sosial pun akan menambah informasi mengenai topik yang akan ditulis nantinya. Semakin lengkap informasi yang didapatkan, maka tulisan akan semakin akurat dan membuat banyak orang tertarik membaca.

  1. Diskusi

Kamu juga bisa melakukan diskusi atau mengobrol ringan dengan teman-teman. Melakukan diskusi tidak hanya membuat rasa jenuh menghilang, namun juga bisa menambah inspirasi ketika menulis. Ketika berdiskusi, pastinya akan mendengar pengalaman dan pendapat dari lawan diskusi. Nah hal ini bisa membuat sudut pandang dan wawasan jadi lebih kaya. Dengan begitu writer’s block yang sedang hinggap bisa teratasi.

  1. Menyingkirkan Distraksi

Salah satu penyebab writer’s block yang sering dialami oleh kebanyakan penulis adalah terganggunya fokus. Sebagai contohnya adalah berkirim pesan dengan teman, berbelanja online dan scrolling media sosial. Oleh sebab itulah, kamu harus bisa disiplin untuk meninggalkan hal-hal tersebut ketika sedang menulis. Sebagai solusinya silakan ambil jarak dan fokuskan pikiran ke topik dan alur tulisan. Dengan begitu, tulisan tersebut akan berkembang dan selesai sesuai yang diharapkan.

  1. Menemukan Tempat & Waktu Baik

Setiap penulis pastinya memiliki tempat tersendiri yang nyaman untuk menulis serta waktu terbaiknya. Ada penulis yang bisa lancar menulis di waktu pagi hari karena pikiran masih fresh. Namun ada juga penulis yang hanya bisa menulis ketika malam hari. Sedangkan untuk tempatnya pun juga bisa berbeda-beda. Mulai dari kamar, ruang kerja, café, dan tempat-tempat nyaman lain bagi penulis tersebut. Waktu dan tempat memang mempunyai peranan penting untuk bisa mengatasi writer’s block penulis. Oleh sebab itulah pastikan untuk mengenali karakter diri supaya bisa menemukan waktu terbaik dan tempat nyaman untuk menulis.

  1. Membaca Kembali Kerangka Tulisan

Akan lebih baik jika seorang penulis bisa membuat kerangka tulisan (outline) terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk menulis. Kerangka tulisan adalah panduan dalam menulis supaya tulisan tetap fokus dan tidak melantur. Usahakan untuk membaca kembali kerangka tulisan jika sudah dibuat. Dengan membaca kembali kerangka tulisan ini maka bisa menemukan petunjuk mengenai informasi apalagi yang perlu ditambahkan pada tulisan tersebut.

  1. Melakukan Hal Menyenangkan

Apabila ingin menyegarkan pikiran karena penat, maka bisa melakukan hal menyenangkan. Kamu bisa membuat pikiran rileks dengan melakukan hobi. Sebagai contohnya adalah menonton film, menari, melukis, atau berkebun. Selain itu kamu juga bisa beristirahat sejenak dan mandi supaya penat bisa hilang. Pikiran yang rileks dan segar adalah kunci terbaik untuk mengatasi yang namanya writer’s block ketika menulis.

  1. Mendaur Ulang Tulisan Lama

Apakah kamu memiliki tulisan-tulisan yang belum terselesaikan karena writer’s block? Jika iya, maka bisa melihat kembali folder tersebut. Bisa jadi kamu akan menemukan tulisan menarik yang sifatnya timeless dan bisa di update dengan keadaan masa kini. Nah kamu bisa recycle dan mengembangkan tulisan lama ini. Dengan begitu kamu tidak harus membuat kerangka baru dan kebingungan harus memulai dari mana. Sebab hanya tinggal mengembangkan tulisan lama menjadi tulisan baru.

  1. Berolahraga Ringan

Olahraga ringan juga bisa membantu menjernihkan pikiran dan meningkatkan mood. Kamu bisa mencoba yoga, sit-up, dan push-up. Dengan berolahraga maka bisa meningkatkan fungsi dan kinerja otak. Dengan begitu pikiran akan jadi lebih rileks dan produktif. Selain itu olahraga juga bisa membuat perasaan jadi lebih baik. Pikiran dan perasaan positif akan memengaruhi dalam penanggulangan writer’s block.

  1. Istirahat yang Cukup

Tubuh juga membutuhkan waktu untuk istirahat agar tidak lelah seharian. Banyak penulis yang tidak tenang ketika tulisan yang dikerjakan belum selesai. Oleh sebab itulah mereka akan memaksa otak berpikir dan menulis tanpa diiringi dengan istirahat cukup. Meskipun kamu sangat suka menulis, mengambil waktu jeda untuk istirahat adalah hal penting juga. Ketika pikiran dan badan rileks, tentunya akan bisa menghasilkan tulisan yang bagus tentunya.

  1. Menulis Tanpa Editing

Kesalahan dalam menulis yang paling banyak dilakukan penulis adalah melakukan proses penulisan dan editing di waktu bersamaan. Meskipun kedengarannya bisa menghemat waktu, namun hal ini maka membuat penulisan jadi lebih lambat. Melakukan banyak editing menjadi lebih critical pada penulisan dan mendapatkan writer’s block. Yang mana ketika writer’s block ini menyerang, maka kamu tidak bisa menyelesaikan tulisan ini. Oleh sebab itulah, akan lebih baik jika melakukan proses penulisan tanpa editing sama sekali. Pastikan untuk menyelesaikan semua tulisan baru melakukan proses editing di tahap akhir.

  1. Mengingat Kembali Motivasi dalam Menulis

Hal paling penting dari semua tips diatas adalah mengingat kembali motivasi apa yang membuat kamu memulai menulis. Cara ini bisa menjadi salah satu cara ampuh untuk membangkitkan semangat untuk bisa menulis. Tiap-tiap orang pastinya mempunyai motivasi sendiri-sendiri mengapa mereka menulis. Mulai dari menyalurkan hobi sampai menghasilkan pendapatan tambahan.

Nah itulah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menangani writer’s block. Pekerjaan sebagai penulis artikel atau penulis lainnya memang tidak semudah yang dikatakan. Kita membutuhkan pikiran yang tenang, mood bagus jika ingin menghasilkan sebuah artikel menarik banyak minat pembaca.